Cegah Virus Corona, UNSERA Open Donasi

Universitas Serang Raya membuka donasi untuk seluruh masyarakat Indonesia. Donasi tersebut diberi nama “Cegah Laju Corona’.

Gerakan donasi ini menghimpun dana untuk pengadaan disinfektan, hand sanitizer, APD (Alat Perlindungan Diri) tenaga kesehatan dan lain-lain. Langkah ini –pun tidak lain merupakan upaya pencegahan virus corona.

“Corona (covid-19) sudah menjadi pandemi di dunia. Untuk melawan dan mengatasinya, tidak bisa kita hanya mengandalkan tenaga medis. Tenaga mereka terbatas, Semua pihak harus terlibat untuk bersama-sama mengatasi ini, baik pemerintah, swasta maupun individu,” ungkap Ahmad Zainuri selaku Kabiro Humas.

“Terkait pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) misalnya. Kami sangat miris melihat temen-temen tenaga kesehatan saat melaksanakan tugas membantu ODP hanya dengan menggunakan jas hujan, tidak menggunakan APD sesuai prosedur karena sangat terbatasnya APD. Untuk itulah salah satu tujuan civitas akademika UNSERA bergerak bersama mengatasi Covid-19,”tambahnya.

Melalui gerakan Cegah Laju Corona dengan berbagai potensi yang kita punya mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu warga Indonesia menghadapi penyebaran virus Covid-19.

Selain itu Liza, kabag Humas menyampaikan hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang panic buying. “Kami akan terus berikhtiar menggandeng berbagai institusi untuk ikut bersama memasifkan gerakan sosial ini, karena Unsera memiliki potensi besar untuk dapat membantu masyarakat yang menjadi korban panic buying sehingga banyak barang barang langka terkait pencegahan virus corona ini salah satunya melalui prodi Teknik Kimia,” jelasnya.

Donasi dapat diberikan melalui transfer rekening BRI Syariah 1041-966-226 a.n UNSERA Peduli. Informasi lebih lanjut dapat menghhubungi Liza Diniarizky dengan kontak 081808335018 dan LIna Marliana Dewi dengan kontak 087771284838.

Sebelumnya, UNSERA telah membagikan 800 hand sanitizer secara gratis untuk masyarakat sekitar kampus dan akan terus bertambah.

Wakil rektor 1 UNSERA pun menyampaikan bahwa langkah ini menjadia sebuah ikhtiar bersama. “Jika tidak sekarang kita membangun kepedulian, maka kapan lagi?”, Jelas Abdul Malik.

Please follow and like us:
42

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *