close

Wamen Stella: Kampus Harus Jadi Motor Inovasi Kedokteran

Jakarta – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie menegaskan bahwa penelitian di kampus harus menjadi motor utama pengembangan ilmu kedokteran di Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dan peningkatan jumlah publikasi ilmiah guna memperkuat inovasi di bidang kesehatan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam peringatan Dies Natalis ke-75 Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), yang mengangkat tema “Peran Strategis Fakultas Kedokteran dalam Mendorong Inovasi Sains dan Teknologi Kesehatan Menuju Kemandirian Bangsa”. Acara ini dihadiri oleh berbagai akademisi dan pakar di bidang kesehatan.

Wamen Stella juga menyampaikan pandangannya terkait pentingnya riset dan inovasi dalam bidang kedokteran. Wamen Stella menyoroti tantangan besar yang dihadapi dunia medis.

“Di bidang kedokteran, perubahan ilmu pengetahuan terjadi sangat cepat. Ini adalah bagian dari revolusi sains,” ujar Wamen Stella.

Baca Juga :  Ditjen Dikti Luncurkan RECON untuk Edukasi dan Pendampingan dalam Pencegahan dan Penanganan Covid-19

Wamen Stella berharap fakultas kedokteran terus mengikuti perkembangan melalui penelitian yang berkelanjutan. Wamen juga menyoroti bahwa negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok, Singapura, dan negara-negara Eropa, sekitar 80-90% penelitian dilakukan di lingkungan kampus.

“Kita harus mengembalikan peran kampus sebagai pusat penelitian. Dosen, mahasiswa, dan manajemen harus bersama-sama mendukung riset yang dilakukan. Jika para dosen tidak aktif melakukan penelitian, mahasiswa akan tertinggal dalam perkembangan ilmu terbaru,” ucap Wamen Stella.

Kolaborasi akademisi dengan industri dalam mengembangkan inovasi kedokteran, juga tak kalah penting. Wamen Stella juga mengungkapkan bahwa fakultas kedokteran perlu bekerja sama dengan fakultas lain, seperti teknik elektro dan teknik biomedis, untuk menghasilkan inovasi yang lebih efektif.

“Di banyak kampus dunia, fakultas kedokteran sering kali berada di bawah payung yang lebih besar, yaitu fakultas ilmu kedokteran dan teknik biomedis. Pendekatan multidisiplin ini sangat penting untuk menghasilkan inovasi dalam dunia medis,” jelasnya.

Baca Juga :  Sosialisasi Perkembangan Tunjangan Kinerja (Tukin) Dosen ASN

Selain itu, Wamen Stella juga menegaskan bahwa publikasi ilmiah berkualitas memiliki korelasi erat dengan peningkatan pendanaan riset dan pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi. Wamen menggarisbawahi pentingnya meningkatkan jumlah dan kualitas publikasi untuk mendapatkan lebih banyak hibah penelitian yang akan mendorong perkembangan ilmu dan teknologi di bidang kesehatan.

Diskusi panel ini memberikan wawasan mendalam mengenai peran strategis FK UI dalam pengembangan inovasi sains dan teknologi kesehatan. Diharapkan melalui riset yang berkelanjutan dan kolaborasi lintas disiplin, FK UI dapat semakin berkontribusi dalam mendorong kemandirian bangsa di bidang kesehatan.

Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekSigapMelayani
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif