Fahutan Bangun Taman Hutan Kampus IPB Univer

Dr Nyoto Santoso, Ketua Departemen Konservasi Sumber Daya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (Fahutan) IPB University menginisiasi pembangunan Taman Hutan Kampus. Taman Hutan Kampus berlokasi di blok Cikabayan, Kampus IPB Dramaga, Bogor.

“Harapannya, pembangunan Taman Hutan Kampus ini bukan hanya bermanfaat bagi mahasiswa atau peneliti tapi juga untuk masyarakat secara umum, sebagai sarana belajar secara langsung tentang konservasi dan juga bagaimana pengelolaan jasa lingkungan bisa berkembang dan bermanfaat,” tuturnya.

Menurut Dr Nyoto, Taman Hutan Kampus ini memiliki luas sekira 20 hektar. Pembangunan taman ini akan dibagi dalam beberapa blok untuk gate pintu masuk, tempat permainan dan konservasi flora dan fauna termasuk galeri konservasi.

Baca Juga :  Rohkmin Dahuri Dukung USK Menjadi Universitas Berbasis Riset

“Targetnya Taman Hutan Kampus ini dapat selesai dalam kurun waktu lima sampai sepuluh tahun. Kami berharap pembangunan ini dapat terwujud dan bisa berjalan sesuai rencana. Ke depan, Taman Hutan Kampus tidak hanya memiliki koleksi flora fauna keanekaragaman hayati tapi juga sebagai sarana pendidikan dan ecotourism, juga sebagai biodiversity konservasi,” imbuhnya.

Ide pembangunan Taman Hutan Kampus muncul berawal saat Fahutan menerima mandat dari rektor pada tahun 1995 untuk mengelola arboretum Taman Hutan Kampus. Lalu tahun 2018, bersama Himpunan Alumni, ditetapkanlah pengelolaan pengembangan Taman Hutan Kampus dalam rangka Hari Pulang Kampus (HAPKA). Rektor IPB University telah mencanangkan Pembangunan Taman Hutan Kampus ini sejak September 2018.

Baca Juga :  Alat Pengukur Suhu Tubuh untuk Minimalisasi Kontak Tenaga Medis dengan Pasien Covid-19

Kerjasama ini untuk memperkuat peningkatan pengelolaan Taman Hutan Kampus sebagai sarana pendidikan bagi mahasiswa Fahutan IPB University.

“Pada tahun 2018, kami sudah mulai tahap demi tahap pembangunan Taman Hutan Kampus dengan mengajak beberapa pihak untuk berpartisipasi. Seperti mahasiswa, pendidik maupun pihak private dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Kami juga sudah melakukan perbaikan penanaman termasuk juga perbaikan konservasi satwanya. Beberapa CSR dari perusahaan sudah membantu dan berharap melalui alumni kita, bisa lebih banyak lagi bantuan yang datang,” tandasnya. 

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
19 Views

Terimakasih telah mengunjungi laman Dikti, silahkan mengisi survei di bawah untuk meningkatkan kinerja kami

Berikan penilaian sesuai kriteria berikut :

  • 1 = Sangat Kurang
  • 2 = Kurang
  • 3 = Cukup
  • 4 = Baik
  • 5 = Sangat Baik
x