Program MBKM Kemendikbudristek Membentuk Lulusan Siap Industri melalui Magang Bersertifikat

Saat ini, kita memasuki era Industri 4.0 di mana terjadi transformasi besar dalam dunia industri. Transformasi ini melibatkan sumber daya manusia dan teknologi digital untuk menciptakan sistem produksi yang lebih efektif, efisien, fleksibel, dan terhubung. Oleh karena itu, perguruan tinggi saat ini harus menghasilkan lulusan yang siap untuk berkarir di dunia kerja. Pembelajaran yang hanya bersifat teoritis terasa kurang relevan jika tanpa dibarengi dengan penerapan langsung.

Dalam konteks ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah mengambil langkah-langkah untuk melakukan revolusi kurikulum pembelajaran di perguruan tinggi dengan meluncurkan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). MBKM adalah sebuah inovasi yang diusung Kemendikbudristek yang bertujuan untuk mengubah sistem pendidikan tinggi di Indonesia agar menghasilkan lulusan yang lebih relevan dengan tuntutan industri saat ini.

Ada enam jenis program yang dapat diikuti oleh mahasiswa, dan salah satu dari program tersebut adalah magang bersertifikat yang terbuka untuk mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, Kemendikbudristek berkolaborasi dengan berbagai lembaga pemerintah dan perusahaan swasta untuk menyediakan kesempatan magang bagi mahasiswa dalam program ini. Sejauh ini, telah ada hingga 200 mitra yang telah bekerja sama dengan program ini dan menawarkan 52 posisi magang yang tersedia melalui Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Program ini memiliki durasi pelaksanaan selama 5 bulan setiap semester. 

Program MSIB telah berlangsung selama lima periode pelaksanaan sejak dimulai pada tahun 2021 dengan MSIB angkatan pertama. Saat ini, program ini membuka pendaftaran untuk gelombang ke-6, yang berarti mereka menerima aplikasi dari calon peserta untuk periode berikutnya. Dalam rentang waktu yang panjang ini, mahasiswa memiliki peluang untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap mereka, yang secara signifikan meningkatkan kesiapan mereka untuk menghadapi tantangan di dunia kerja dan bisnis. Program ini juga berupaya meningkatkan soft skill yang merupakan aspek penting dalam pengembangan mahasiswa.

Baca Juga :  Membanggakan, ITS Raih 20 Gelar Juara di Ajang Pimnas ke-36

Beberapa mahasiswa yang saat ini mengikuti Program MSIB Batch 5, mereka menekankan manfaat signifikan dari program ini, terutama berkenalan dengan dunia kerja. Salah satu mahasiswa, Dewi Sri Wahyuni kini sedang menjalani program MSIB di perusahaan Raksasa Laju Lintang Ralali.com.  Perusahaan tersebut mengungkapkan bahwa program ini telah membantu mereka mengembangkan keterampilan komunikasi dengan klien. Mereka belajar mengembangkan penawaran produk, dengan sistem pemasaran khas yang diterapkan perusahaan, misalnya 5 Business Solutions. Mereka juga mengikuti pertemuan dengan klien dan membuat ringkasan poin-poin penting dari pertemuan tersebut. Dewi beranggapan Program MSIB tidak hanya meningkatkan soft skill, tetapi juga mendorongnya untuk bekerja secara profesional. Dia berpandangan bahwa penting untuk bertanya ketika tidak memahami sesuatu, dari pada berpura-pura tahu yang malah dapat merugikan perusahaan. Ia menjadi paham bahwa interaksi langsung dengan klien akan berpengaruh pada perkembangan perusahaan.

Lain lagi cerita dari I Gusti Agung Gede Aditya Utama, mahasiswa dari Universitas Udayana. Ia berbagi pengalamannya mengenai magang bersertifikat di Ditjen Diktiristek, yang merupakan salah satu unit utama di Kemendikbudristek, dengan fokus pada bidang statistik. Lelaki yang akrab disapa Gungde ini menyoroti betapa pentingnya lingkungan kerja yang nyaman dalam hal fasilitas, rekan kerja, dan atmosfer positif serta produktif. Ia menyatakan bahwa pengetahuan dan teori yang dia pelajari selama duduk di bangku kuliah (namun bukan hanya berasal dari ruang kelas, melainkan juga dari berbagai pengembangan diri selama masa kuliah) sangat bermanfaat saat terjun langsung di dunia kerja. Hal ini mencakup kemampuan bahasa asing, metode penelitian, pengumpulan data, analisis, serta keterampilan soft skills seperti design thinking, keterampilan komunikasi, manajemen diri dan kepemimpinan, keterampilan interpersonal, kesadaran sosial dan kecerdasan emosi, serta manajemen prioritas dan kerja tim. Selain itu, sebagai mahasiswa jurusan sastra Inggris, Gungde mengungkapkan bahwa salah satu pencapaian baru yang dia raih adalah dalam bidang analisis data, yang merupakan peningkatan keterampilan yang sangat berharga.

Baca Juga :  Unpad Bersama PT. Energi Nusa Mandiri akan Menghijaukan Kembali Lahan Bekas Pertambangan di Wilayah Kalimantan Utara

Dalam era Industri 4.0, transformasi industri yang melibatkan integrasi teknologi digital dan fisik telah menciptakan tuntutan baru di dunia kerja. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbudristek) merespon perubahan ini dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang bertujuan mempersiapkan lulusan yang lebih relevan dan siap untuk dunia kerja. Salah satu aspek penting dari program ini adalah Magang Bersertifikat, yang berkolaborasi dengan berbagai lembaga dan perusahaan untuk memberikan pengalaman magang kepada mahasiswa.

Di sisi lain, Program MSIB (Magang Studi Independen Bersertifikat) telah berjalan selama beberapa periode pelaksanaan, membantu mahasiswa mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk sukses di dunia kerja yang kompetitif. Sejumlah mahasiswa telah menekankan manfaat program ini, termasuk perkembangan soft skill, kemampuan komunikasi, keterampilan manajemen diri, kepemimpinan, dan kemampuan analisis data yang menjadi aset berharga.

Berbagai program inovatif seperti MBKM termasuk MSIB, memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempersiapkan mahasiswa untuk berkecimpung di dunia kerja yang kini semakin kompleks. Mahasiswa memungkinkan untuk melakukan pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang relevan dengan tuntutan industri saat ini. Ini adalah langkah positif dalam menciptakan lulusan yang siap bersaing dan berkontribusi dalam masyarakat dan ekonomi yang terus berkembang.

Penulis:
Windasari Istiqomah – Mahasiswa Magang MSIB Ditjen Dikti, Batch 5

Sumber Foto: https://es.vecteezy.com/arte-vectorial/664917-idea-creativa-busqueda-trabajo-en-equipo-motivar-banner

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading...
1196 Views