Untar Sosialisasi “SIAGA COVID-19”

Pencegahan penyebaran Virus Corona di Indonesia menjadi tanggung jawab bersama.  “SIAGA COVID-19” adalah tema yang diangkat Universitas Tarumanagara dalam mengedukasi sivitas akademikanya mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

Dibuka oleh Rektor yang mengatakan bahwa kita harus tenang dan tidak panik karena dengan kepanikan justru akan memunculkan masalah baru yang dapat merugikan masyarakat. “Kita harus punya kepedulian terhadap Virus Corona tetapi jangan panik sehingga menimbulkan persoalan-persoalan baru. Kita juga perlu berbagi kepada sesama dalam kondisi apapun, jangan hanya memikirkan diri sendiri,” ujarnya dalam sambutan.

Sosialisasi yang diadakan di Auditorium lt. 8 Kampus I, Jumat (6/3) ini diharapkan dapat mengedukasi secara tepat. 

Kepala Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan dr. Nurmari Wahyu Hapsari, Spesialis Mikrobiologi Klinis dr. Teguh S. Hartono, Sp.MK (dosen FK Untar), serta Spesialis Paru dr. Hadisono, Sp.P (dosen FK Untar) menjadi narasumber yang sangat informatif selama 3 jam acara berlangsung.

Rektor berharap sosialisasi ini akan memperkaya pengetahuan hadirin akan pencegahan Virus Corona. “Harapan saya melalui sosialisasi ini kita bisa semakin paham bagaimana bersikap dalam menghadapi Virus Corona,” ujarnya.

dr. Nurmari Wahyu Hapsari memaparkan bahwa kebijakan dan informasi terkait COVID-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dapat berubah dengan cepat. “COVID-19 merupakan living document, sehingga kemungkinan perubahan-perubahan tata laksana maupun kebijakan akan sangat dinamis mengingat penyakit ini adalah penyakit baru,” tuturnya.

Menurut dr. Teguh S. Hartono, Sp.MK, cara mencegah penyebaran Virus Corona paling ampuh adalah dengan mempraktikkan pola hidup sehat. “Sering mencuci tangan, makan makanan bergizi, istirahat yang cukup, serta hindari stress. Ketiga hal ini pasti bisa membantu meningkatkan kapasitas imunitas kita,” jelasnya.

dr. Hadisono, Sp.P mendukung pernyataan dr. Teguh. “Biasakan pola hidup sehat, dan bagi yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi dan diabetes sebaiknya diperiksakan,” pesan dosen FK Untar tersebut.

Acara semakin dirasa manfaatnya setelah dilanjutkan dengan demonstrasi cara mencuci tangan yang baik, perilaku batuk yang tepat, dan pengenalan hand sanitizer buatan FK Untar oleh dr. Rebekah Malik, M.Pd.Ked. dan beberapa mahasiswa FK.

Please follow and like us:
44

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *