Fakultas Saintek Universitas PGRI Palembang Siap Cetak Alumni Handal Dalam Kelola Sumber Daya Alam

Suasana kegiatan Penyamaan Persepsi Pembimbingan Penyusunan Skripsi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Palembang, Rabu (10/2/2021).

Palembang, humas-upgrip – Dalam rangka pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia yang dapat menerapkan ilmu dalam bidang Sains Lingkungan mengingat semakin banyaknya kerusakan lingkungan yang mengakibatkan berkurangnya sumber hayati, Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas PGRI Palembang dalam waktu dekat akan membuka Program Studi (Prodi) Sains dan Lingkungan.

Dekan Fakultas Saintek Universitas PGRI Palembang, Dr Syaiful Eddy, MSi, CIQnR mengatakan, Prodi Sains dan Lingkungan untuk Strata 1 (S1) belum ada di Sumatera Selatan, sehingga pembukaan prodi ini akan menjadi yang pertama.

S

uasana pelatihan Pembimbingan Skripsi untuk mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Palembang, Kamis (11/2/2021).

Eddy menuturkan permasalahan lingkungan sangat krusial di mana masyarakat dihadapkan dengan kondisi lingkungan yang tidak menentu.

“Dengan adanya Prodi Sains dan Lingkungan kita berharap dapat berkontribusi untuk kebutuhan bersama sehingga permasalahan lingkungan dapat teratasi. Harapan lain dengan Prodi Sains dan Lingkungan semoga akan memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat juga pemerintah dalam melakukan perbaikan lingkungan di masa mendatang,” harapnya.

Syaiful Eddy menjelaskan Fakultas Saintek Universitas PGRI Palembang memiliki sumber daya manusia yang mumpuni dalam bidang Sains dan Lingkungan, memiliki tenaga dosen mulai dari Magister Lingkungan hingga Doktor Ilmu Lingkungan.

Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi, CIQaR.

“Kita berharap tahun ini sudah bisa disetujui dan nantinya tahun ajaran baru fakultas Sains dan Teknologi siap menerima mahasiswa baru untuk Prodi Sains dan Lingkungan,” kata Syaiful Eddy saat ditemui usai acara Penyamaan Persepsi Pembimbingan Penyusunan Skripsi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Palembang, Rabu (10/2/2021).

Kegiatan Penyamaan Persepsi Pembimbingan Penyusunan Skripsi ini dihadiri oleh Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi, CIQaR, Wakil Rektor II Dr Yasir Arafat, SE, MM, CIQaR, Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Dr Andi Arif, MSi dan  jajarannya serta para dosen di Fakultas Saintek Universitas PGRI Palembang

Dikatakan Syaiful Eddy, kegiatan Penyamaan Persepsi Pembimbing Skripsi sangat bermanfaat dan membantu dosen dalam menentukan arah untuk membimbing mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhirnya.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Palembang, Dr Syaiful Eddy, MSi, CIQnR.

Selain itu dapat menambah ilmu untuk dosen tentang cara penyusunan skripsi yang baik dan benar.

Lanjutan dari kegiatan Penyamaan Persepsi ini, menurut Eddy, akan dilakukan pelatihan Pembimbingan Skripsi untuk mahasiswa  Fakultas Saintek pada Kamis (11/2/2021).

“Kita dampingi mahasiswa mulai dari penyusunan proposal penelitian hingga dikemas dalam bentuk skripsi sebagai tugas akhir,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi, CIQaR menjelaskan, kebijakan pembelajaran di Universitas PGRI Palembang tidak ada dosen yang membuatkan tugas akhir mahasiswa.

Peserta serius mengikuti pelatihan Pembimbingan Skripsi untuk mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Palembang, Kamis (11/2/2021).

Namun yang ada dosen membimbing dan membantu mahasiswa bagaimana bisa menyelesaikan studi sesuai kemampuan dan batas waktu tanpa melebihinya.

Rektor mengatakan, untuk mengantisipasi agar tidak terjadinya plagiat dalam pembuatan skripsi dan tesis atau tugas akhir mahasiswa. Universitas PGRI Palembang telah menyediakan mesin Turnitin sejak dua tahun terakhir.

Peserta serius mengikuti pelatihan Pembimbingan Skripsi untuk mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Palembang, Kamis (11/2/2021).

Ditegaskan Bukman, lulusan Universitas PGRI Palembang dipastikan hasil tugas akhir tidak ada yang plagiat.

Karena sebelum lulus tugas akhir atau skripsi maupun tesis mahasiswa wajib uji kompetensi kelayakan dengan aplikasi Turnitin, sampai tiga kali turnitin dengan persentase kelayakan baru bisa lulus.

Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi, CIQaR, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Palembang, Dr Syaiful Eddy, MSi, CIQnR, dan para dosen berfoto bersama.

“Lulusan Universitas PGRI bisa dipastikan  tidak ada plagiat dan siap mengabdi di masyarakat sesuai kompetensi yang dimiliki,” kata Bukman.


1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
84 Views

Terimakasih telah mengunjungi laman Dikti, silahkan mengisi survei di bawah untuk meningkatkan kinerja kami

Berikan penilaian sesuai kriteria berikut :

  • 1 = Sangat Kurang
  • 2 = Kurang
  • 3 = Cukup
  • 4 = Baik
  • 5 = Sangat Baik
x