Mahasiswa ISBI Aceh KKN di Daratan Tinggi Gayo

Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMPMP) Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh menyelenggarakan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler ISBI Aceh 2021. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Seni Pertunjukan ISBI Aceh dan diikuti oleh peserta dari mahasiswa dan dosen pendamping lapangan, Rabu (14/6/2021).

Ketua Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMPMP), Sabri Gusmail, M. Sn mengatakan “tahun ini, KKN Reguler ISBI Aceh diikuti oleh 40 peserta yang tersebar di 6 desa/Kecamatan Laut Tawar, Aceh Tengah yaitu Kampung Toweren Antara, Waq Toweren, Kenawat, Takengon Timur, Merah Mersa, dan Bujang”. Sementara dosen pembimbing lapangan (DPL) yang terlibat sebanyak 6 orang, berlangsung selama 1 bulan dari tanggal 15 Juni sampai 15 Juli 2021. Dengan tema “Peran Mahasiswa Dalam Mendukung Terwujudnya Desa Wisata Berbasis Seni Budaya Pada Masa Pandemi Covid-19”.

Rektor ISBI Aceh, Dr. Ir. Mirza Irwansyah, MBA, MLA dalam sambutannya pada saat pelepasan menyampaikan, KKN Reguler ini merupakan kesempatan para mahasiswa untuk bermanfaat bagi orang lain. “Ini kesempatan yang sangat baik agar bisa mengabdi di tempat yang mungkin jauh dari lingkungan anda, tetapi anda jadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Selamat berkiprah dan selamat bekerja di dunia nyata. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi anda sebagai bekal untuk terjun ke masyarakat. Mahasiswa harus memetakan potensi alam yang dimiliki, potensi budaya desa setempat, potensi pertanian atau hasil alam, potensi ekonomi kreatif, memetakan infrastruktur fisik desa, dan membangun infrastruktur digital seperti website atau sosial media.

Baca Juga :  ISBI ACEH tampil pada Dokan Art Festival #4 di desa Budaya Dokan, Kabupaten Karo, Sumut


“Pemetaan ini bisa dijadikan sebagai modal mahasiswa sebelum terjun ke desa untuk melakukan kegiatan KKN. Dimana hasil dari pemetaan ini bisa digunakan sebagai penentu arah program KKN di desa tersebut dan libatkan tokoh masyarakat atau adat setempat.

Pada kegiatan pembekalan ini, koordinator pusat penyelenggaraan KKN ISBI Aceh zulfahmi, M.Ag juga menyampaikan bahwa mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan KKN Regular Tahun 2021 sebelum turun ke desa telah melakukan Swab Antigen, ini dilakukan untuk mencegah dari ketakutan masyarakat akan bahaya Virus covid-19.

Wakil Rektor Bidang Akademik ISBI Aceh, Dr. Drs. Yusri Yusuf, M.Pd dalam serah terima mahasiswa KKN Reguler ISBI Aceh mengatakan “Ketika melaksanakan KKN, jangan pernah merasa kecil. Maksudnya, jangan pernah merasa bahwa apa yang kita lakukan tidak berguna, manfaatnya tidak besar atau dampaknya tidak signifikan. Berpikirlah bahwa apapun yang kita lakukan selama niatnya baik untuk masyarakat, akan ada manfaatnya. Walaupun manfaatnya tidak secara langsung, yakinlah akan ada manfaat tidak langsung seperti efek domino yang akan ditimbulkan dengan upaya kita dan akan diikuti upaya-upaya lain secara akumulatif dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat”.

Dalam Serah Terima kepada Bupati Aceh Tengah yang diwakili Kabag Kesra Setdakab Aceh Tengah dan Camat Laut Tawar. Kabag Kesra Setdakab Aceh Tengah Bapak Muslim mengatakan pembelajaran yang didapatkan selama di ISBI Aceh dapat di berikan kepada masyarakat sekitar dan bisa menjadi bekal masyarakat.

Baca Juga :  TRANSKULTURALITAS MENDOBRAK BATAS-BATAS KAKU BUDAYA
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
276 Views

Terimakasih telah mengunjungi laman Dikti, silahkan mengisi survei di bawah untuk meningkatkan kinerja kami

Berikan penilaian sesuai kriteria berikut :

  • 1 = Sangat Kurang
  • 2 = Kurang
  • 3 = Cukup
  • 4 = Baik
  • 5 = Sangat Baik
x